Pemilik akun Kurawa ya kalau gak salah? CMIIW
Musim tahun politik ini memang tren panggilan untuk lover capres bikin geli-geli kesel..
ada cebong dan ada kampret..duh..
Begini ya, term "cebong" buat saya itu artinya "pendukung Pak Jokowi" dan in many things, umumnya pendukung Pak Jokowi ya pendukung Pak Ahok jugak sih
Malu? Lah ya kenyataannya begituuuuuu
Malah saat ini punya hestek sendiri #cebbieOnDuty yang diniatkan untuk kampanye.
Saya TIDAK pernah mengangkat diri saya sendiri sebagai relawan Pak Jokowi-Ahok di Facebook, dan medsos lainnya namun di sekitar tahun 2012 sebenarnya saya sempet sahut-sahutan bahkan saling blok pertemanan di dunia maya gara-gara ini.
Soal tuduhan suka cenderung fanatik ya enggak juga. Kita suka/fanatik sama hasil kerja kok ya. Kita suka/fanatik sama hasil perbandingan kinerja yang saya yakin bisa saya pertanggungjawabkan sendiri
Sekarang, terus terang saya jadi banyak 'mundur' gara-gara takut disangkain ngajak berantem. I completely understand
Tapi begini saja, jika ada yang menulis/share opini/pandangan mengenai KEBAIKAN yang kita lihat/harapkan pada diri Pak Jokowi atau Pak Ahok misalnya terus ada yang tersulut? Yang salah siapa?
Kita memuji kok mereka yang marah. Ya itu masalah mereka lah
Tapi baiknya hindari menggunakan kata K*MPRET. Karena sebelum ada Jokowi pun, kata K*MPRET ini memang artinya kata makian, kan? Enggak enak juga denger/nulisnya. Ganti ama kepompong aja napa biar imbang hahahaha.
Gunakan fasilitas media sosial yang disediakan dong dengan bijak. Yang saya kurang suka itu kalau BLOKIR atau UNFRIEND orang lain terus pasang-pasang pengumuman. Do it silently, biar tidak menyakiti orangnya juga, kan?
Kadang kita memilih opsi ini justru untuk menjaga hubungan baik. Saya misalnya, orangnya tegangan tinggi banget, aslinya kasar hahahaha. Makanya, kalau saya rasa ada potensi ke sana, lebih baik disudahi lebih awal
Tapi kalo diskusinya santeei gak pake urat-uratan yaaa kita juga jawabnya asik-asik juga..Gimana dong, lingkaran pertemanan saya di sekolah dan kampus bahkan keluarga condong ke kubu sebelah
Intinya, capek amat sih mikirin segala macam hal yang DI LUAR KENDALI KITA
Fokuskan sama diri sendiri saja. Kita jangan menghina tanpa alasan. Tunjukan dukungan selama yakin, malu itu kalau share HOAX atau KEBENCIAN MEMBABI BUTA.
Kritik selama sesuai bidang ada data yang mumpuni ya maju terus pantang mundur
Hati-hati juga sama situs-situs nganu yang sangat culas memanfaatkan momen-momen beginian. Pokoknya selalu waspada. Jangan sampai mereka dapat duitnya, kalian dapat dosanya
Emang bisa menunjukkan dukungan tanpa menghina kubu sebelah? BISA BANGEEEEETTTTT
As long as kalian memang milih Pak Jokowi fokus pada hasil nyata - kinerja - rekam jejak compared to kompetitornya. Kalau memang milihnya LEBIH karena benci sama sebelah ya ... sorry to say, it means you're a hater, darling
Hati-hati juga dengan akun-akun palsu. Kalau ada komentar "nyeleneh" mending cuekin deh, kalau kalian tidak kenal. Akun palsu dari kedua kubu ini memang sengaja diada-adakan untuk memanaskan lantai dansa. Biar saja mereka dansa sendiri, kita ngopi-ngopi aja
Memilih pemimpin itu efeknya besar sekali. Bukan hanya untuk diri sendiri. Berlaku untuk pemimpin daerah juga lho. Dengan sistem Otonomi Daerah di Indonesia, sungguh sesat pikir jika orang merasa presiden satu-satunya orang yang bertanggung jawab untuk banyak hal.
Jadi lucu kalau situ lebih sibuk ngurusin gubernur provinsi lain sementara kalian tinggalnya di mana. Saya merasa dam-dam-dubi-dudamdam dengan teman-teman di Makassar yang galaknya minta ampun pas Pilkada DKI tapi nyaris tidak bersuara di Pilkada Sulsel
Untuk teman-teman relawan cebbie tetap semangat aaaaaahhhhh 💪💪💪.
Ikut fanpage-fanpage resmi yang memang isinya hasil kerja beliau. Terkait infrastruktur ini ada fanpage yang keren --> Indonesia Infrastruktur
Fanpage resmi Pak Jokowi di Presiden Joko Widodo.
Maju teroooooossssss 💪💪💪. Jangan takut menunjukkan keberpihakan
Menangkan Pak Joko Widodo SATU PERIODE LAGI. Aamiin
*dari berbagai sumber*
