Minggu, 17 Maret 2019

Citytour Medinah (Masjid Quba, Kebun Kurma dan Jabal Uhud)

Selepas sarapan pagi di Medinah kami dianugerahi hujan lebat, Subhanallah..
Kejadian biasa saja di negeri kita, menjadi luar biasa berkah di negeri Arab Saudi yang sangat jarang anugerah hujan ini terjadi, dan kami merasakannya berkali-kali hari itu, karena hujan sepanjang hari turun walau terkadang reda, namun tidak lama turun kembali...

***
Sekitar pukul 07.30 WAS kami sudah siap di lobi hotel
Perjalanan hari itu kami citytour ke Masjid Quba, Kebun Kurma, dan Jabal Uhud.

***
Masjid Quba
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang telah bersuci (berwudhu di rumahnya) kemudian mendatangi Masjid Quba lalu sholat di dalamnya dua rakaat, maka baginya sama dengan pahala umrah." (Sunan Ibn Majah, no 1412)
Kami menuju masjid ini dengan diiringi hujan rintik-rintik, begitu semua rombongan selesai melaksanakan sholat sunat hujan pun turun dengan derasnya..

Walau hujan tapi perjlanan tetap dilanjutkan..
menuju kebun kurma

Kebun Kurma

Di tempat ini kami disuguhi berbagai jenis kurma, saya yang semula kurang menyukai buah ini mencoba satu dua jenis kurma dengan meminta ijin halal sebelumnya. eh, ternyata lumayan enak, mungkin karena buah di sini masih fresh ya karena belum melalui ekspedisi ke daerah tujuan ekspornya, wallahu a'lam. Untuk harga di kebun kurma relatif mahal hehe, karena sebelumnya Ustadz Husin Muthowif kami sempet memberi informasi jika ingin membeli kurma dengan harga relatif lebih miring ada lokasi khusus dan seperti biasa beliau akan dengan senang hati mengantar jamaah yang mau kesana..

Lalu citytour diakhiri ke Jabal Uhud...

Jabal Uhud
Diriwayatkan bahwa perang Uhud sangat dahsyat.
Terdapat 2 gunung yang membentang di kawasan ini, Pada zaman Rasulullah terjadi perang antara kaum muslimin dan kafir. Pada perang pertama di lokasi ini kaum muslimin menang besar dan mereka merayakan kemenangan itu dengan sukacita. Menundukkan musuh dan merebut harta rampasan perang. Kondisi ini membuat pasukan sedikit lengah, pada saat lengah ini, rupanya kaum musuh kembali menyerang dengan membanjiri panah pada pasukan muslim.  Rasullullah pun sampai terjatuh dan giginya retak. di sinilah dimakamkan 70 orang para syuhada termasuk Paman Rasullullah yang kalah perang tersebut.

Di area ini juga Sayidina Hamzah (paman Rasulullah) belum lama ini jenazahnya ditemukan karena banjir dan masih dalam keadaan utuh dengan darah segar di dadanya.

Semoga perjuangan para syuhada ini dalam menegakkan agama Islam dapat lebih memperkuat keimanan para muslimin di dunia, aamiin yaa Allah..








Roudhoh

Untuk masuk ke pintu Roudhoh sangat mudah jika kita melewati pintu 25 (lurus saja menuju pintu Roudhoh). Waktu menunggu sebelum pintu di buka 1-2 jam, jadi sebaiknya jamaah tidak banyak minum dulu untuk menghindari keluar masuk toilet.

Begitu pintu terbuka, biasanya para jamaah berebutan, berlarian untuk mendapatkan tempat terdepan di pintu antrian, Allahu Akbar.

Khasnya Roudhoh di area wanita itu penuh perjuangan, sesak, tidak ada jarak dengan jemaah, susah untuk sholat, waktu sangat singkat dikontrol ketat sama askar bahkan diusir-usir...

Alhamdulillah..
Ambil hikmahnya saja..

***

Begitu susah para umat Rasulullah untuk bertemu dengan Beliau, umat bisa ngerasain rindu serindu-rindunya dengan pemimpin kaum muslimin yang bahkan  bertemu pun tidak pernah, umat yang tidak pernah mendengar Rasulullah membacakan wahyu Allah kepada mereka,  bahkan umat yang mrmiliki jarak usia berabad-abad dari beliau..mudah-mudahan semua rasa rindu dan perjuangan yang tidak seberapa ini bisa menjadikan kita menjadi umat yang layak mendapat syafaat dari Rasullulah kelak, aamiin ya Allah.

***

Semua jamaah pasti merasakan kondisi seperti itu, tidak peduli kaya-miskin, cakep-jelek, pejabat-rakyat melarat sekalipun semua sama. sebab tempat sangat sempit dengan ribuan jemaah yang berebut.  jadi saat orang-orang ribut cari tempat jika kalian sudah berpijak di atas karpet hijau gak usah ikutan ribut. Tenang aja berdiri aja langsung doa atau sholawat.  Ikut arus aja jika didorong sana sini manut aja asal jangan ngarus ke arah exit. Berdiri tenang seperti orang sholat sambil berdoa, berdiri saja berlama lama kalo gak diusir askar tetap aja diam. Jangan memaksakan sholat lalu sujud di saat situasi seperti ini, sangat berbahaya! Kepala bisa keinjek badan bisa ketiban orang.

Alhamdulillah saya mendapat kesempatan sholat sunat sebanyak 2x berkat bantuan Muthowifah yang bekerja sama dengan tim agen travel, dan itu di shaf paling depan sebelah kanan, sangat nyaman untuk berlama-lama sholat (inginnya),  namun kita gak boleh egois dan tidak bisa egois, bahwa di belakang kita banyak jamaah menunggu jatah utk kenyamanan yang sama. setelah puas bermunajat sambil sujud saya pun meninggalkan tempat terdekat dengan makam Rasulullah itu.
Setelah cukup maka kita diarahkan ke pintu Exit, untuk memberi kesempatan jamaah lain ke lokasi yang mustajab untuk munjat itu.








Baitullah

Memandangnya merasakan kesejukan luar biasa, teduh, tenang dan menentramkan hati, merasakan rahmat Allah yang turun sampai relung hati

***

Masha Allah...
Alhamdulillah...
Semoga Engkau berikan kesempatan pada keluarga dan setiap muslimin untuk berdiri di depan dan melihatnya

***

"Setiap hari ada 120 rahmatturun ke Baitullah, Ka'bah, 60 rahmat diantaranya turun untuk orang-orang yang sedang thawaf mengitari Ka'bah, 40 rahmat turun untuk orang-orang yang sedang i'tikaf di sekitar Ka'ah, sedangkan 20 rahmat turun untuk yang memandang Ka'bah"
(HR Abu Dzar dan Al-arzaqi)